PM Inggris Isyaratkan KTT “Lonceng Kematian Bagi Tenaga Batu Bara”

PM Inggris Isyaratkan KTT “Lonceng Kematian Bagi Tenaga Batu Bara”

Inggris (IReportase) – Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson memuji perjanjian yang dicapai oleh hampir 200 negara untuk meningkatkan upaya mengatasi perubahan iklim, sambil menyatakan kekecewaan atas hasil konferensi iklim PBB yang kurang tegas.

Johnson mengatakan kepada wartawan bahwa perjanjian yang dicapai pada akhir KTT selama dua pekan di Glasgow “benar-benar bersejarah” dan mewakili “lonceng kematian bagi tenaga batu bara” dengan adanya janji untuk mengurangi penggunaan batu bara secara bertahap.

Menurutnya, meskipun ada perbedaan pendapat mengenai jangkauan dan kecepatan tindakan dalam upaya membatasi pemanasan global dalam beberapa dekade mendatang, “dunia tak disangkal lagi sedang menuju ke arah yang benar.”

Sementara itu, Patricia Espinosa, Sekretaris Eksekutif Konvensi Kerangka Kerja PBB mengenai Perubahan Iklim (UNFCCC), mengatakan kepada Associated Press bahwa mengatasi tantangan seperti perubahan iklim tidak dapat dilakukan dalam satu konferensi saja, tetapi pertemuan Glasgow mencapai “hasil yang sangat positif, dalam arti ini memberi kita pedoman yang sangat jelas mengenai apa yang perlu kita lakukan dalam beberapa tahun mendatang.”

Berita & Foto : VOA

Link terkait : https://www.usagmdirect.com/#ItemDetail/1/16/6313453/1

Editor : Heru Fachrozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *