PT Vale Memberi Arti Di Tengah Pandemi

PT Vale Memberi Arti Di Tengah Pandemi

 

——- “Kami ingin terus berkontribusi. Kami ingin terus menginspirasi. Kami ingin meningkatkan kualitas kehidupan bagi generasi yang akan datang.”

Menjadi semangat PT Vale untuk terus mendukung dan memberikan inspirasi bagi negeri tidak kurang 1 persen pun, meskipun di tengah goncangan pandemi Covid – 19. Sama halnya sebelum terjadi pandemi, PT Vale tetap memiliki komitmen guna peningkatan kualitas kehidupan dan mendukung pengurangan emisi karbon.

Dalam Laporan Keberlanjutan Sustainability Report PT Vale Tahun 2020, dengan semangat “Reinforcing and Inspiring” menjadi penyemangat PT Vale untuk terus mendukung dan memberikan inspirasi bagi negeri, terlebih dalam situasi pandemi COVID-19. Dimana dalam kondisi pandemi sepanjang tahun 2020 telah memberikan banyak pelajaran bagi semua untuk bertahan, berubah, dan saling berbagi. Tidak hanya berbagi dengan sesama, namun juga memberi perhatian pada lingkungan sekitar.

Banyak peristiwa penting selama tahun 2020 dilakukan Perusahaan yang beroperasional di Plan Site Sorowako, Kecamatan Nuha – Luwu Timur 92984 Sulawesi Selatan.

Selama setengah abad beroperasi di Indonesia, berdiri sejak 25 Juli 1968, PT Vale, dengan nama perusahaan PT Vale Indonesia Tbk  berkantor pusat di Brasil dan mulai merambah lantai bursa efek pada 16 Mei 1990 dengan kode saham INCO telah menjadi perusahaan tambang global dengan produksi nikel dalam matte  menjadi kemakmuran baik untuk masyarakat sekitar perusahaan khususnya bahkan Indonesia pada umumnya.

PT Vale memiliki wilayah operasional tambang berdada di Sorowako Sulawesi Selatan seluas 70,566 hektare (ha), Bahodopi Sulawesi Tengah seluas 22,699 ha, dan di Suasua seluas 4,466 ha dan Pomalaa seluas 20,286 ha kedua berada di Sulawesi Tenggara. Dengan rentang waktu 50 tahun beroperasi di Indonesia, produksi nikel PT Vale mencapai 75.000 ton pertahun, dan mampu memasok 5 % kebutuhan nikel dunia.

Wilayah Konsesi PT Vale. (vale.com)

 

Dengan keberhasilan memproduksi nikel dalam matte sehingga menjadi perusahaan tambang mineral terkemuka dengan komitmen jangka panjang untuk berkontribusi positif terhadap pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, tidak lepas nilai – nilai mulia selalu ditekankan oleh PT Vale kepada pegawainnya.

Nilai – nilai mulia menjadi komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan yang menjadi prioritas perusahaan. Nilai – nilai mulia yang dimaksud sehingga menjadi setiap sasaran kinerja dan tercapainya target berjalan sesuai rencana meliputi Sustainable Operator, Value Contributor, dan Obedient Citizen.

Pada tahun 2020, dimana seluruh dunia, termasuk PT Vale menghadapi krisis akibat pandemi COVID-19. PT Vale secara cepat beradaptasi dengan kondisi baru yang tidak pernah terbayangan sebelumnya. Kesehatan dan keselamatan karyawan serta masyarakat sekitar selalu menjadi prioritas utama.

PT Vale menjalan operasional dengan protokol kesehatan yang ketat. Lebih lanjut, PT Vale memberikan bantuan besar – besaran kepada Pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk menanggulangi COVID-19. Kerangan berpikir seperti ini merupakan upaya PT Vale dalam penanganan COVID-19 ke dalam dan keluar Perusahaan.

Dukungan terhadap penanggulangan COVID-19 dilakukan PT Vale sebagai entitas bisnis telah konsisten berkontribusi membantu pemerintah dalam penanggulanan COVID-19. Pada Maret 2020 salah satu aktivitas tersebut diwujudkan dengan memberikan bantuan alat tes cepat atau rapid test kits.

Program memutus mata rantai virus corona dengan minimal meminimalisasi dampak COVID-19 di tingkat regional, terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan memberikan bantuan baik kepada karyawan maupun masyarakat untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Tiga provinsi yang menjadi upaya aktivitas penapisan dan pemetaan penyebaran virus corona dilakukan PT Vale sekaligus menjadi alokasi pemberian donasi penanggulangan COVID-19 sepanjang tahun 2020. Pada wilayah Sulawesi Selatan donasi penanggulangan COVID-19 diberikan PT Vale kepada 742.302 jiwa terdiri dari Kabupaten Luwu Timur, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Toraja Utara, dan Kota Palopo. Pada wilayah Sulawesi Tenggara donasi juga diberikan kepada 364.221 jiwa terdiri dari Kabupaten Kolaka Utara dan Kabupaten Kolaka. Serta pada wilayah Sulawesi Tengah diberikan donasi penanggulangan COVID-19 untuk Kabupaten Morowali sebanyak 209.678 jiwa.

Donasi penanggulangan COVID-19 sepanjang 2020 dilakukan PT Vale. (Vale)

 

Menghadapi dapak COVID-19, PT Vale fokus pada berbagai inisiatif penghematan biaya untuk mempertahankan daya saing dalam jangka panjang. Divestasi 20 % saham Perseroan akan memperkuat kinerja pada masa mendatang.

PT Vale mempertahankan pertumbuhan melalui kinerja ekonomi yang positif demi keberlanjutan operasi dan usaha. Selama periode pelaporan, Perseroan menerapkan kebijakan penghematan biaya, guna menjaga daya saing.

Meski dihadapkan pada dampak pandemi COVID-19, Perseroan mengoptimalkan sumber daya cadangan bijih nikel, karyawan, dan fasilitas produksi untuk menghasilkan 72.237 MT nikel dalam matte atau 98,95 % dari target. Realisasi penjualan nikel dalam matte mencapai 72.846 MT atau 99,79 % dari target, dengan pendapatan usaha sebesar AS$764,74 juta atau 89,95 % dari target.

Pemegang saham sendiri mengevaluasi kinerja ekonomi perusahaan melalui mekanisme penilaian atas laporan berkala dan pencapaian target key performance indicators (KPI) Direksi maupun Dewan Komisaris. Hasil evaluasi memperlihatkan Perseroan mampu mempertahankan kinerja positif selama tahun 2020. Sebagian dari nilai ekonomi yang diperoleh tahun 2020, didistribusikan kepada pemangku kepentingan sesuai kebutuhan mereka.

PT Vale berupaya menjaga daya saing melalui strategi efisiensi, inovasi berkelanjutan dan operasi unggul sehingga mampu menekan biaya produksi. Dengan biaya produksi yang kompetitif, Perseroan dapat menjaga margin di tengah volailitas harga komoditas dan tantangan bisnis akibat pandemi COVID-19.

Pasca penetapan COVID-19 sebagai pandemi pada Maret 2020 oleh Pemerintah Indonesia, Perseroan menyiapkan tata kelola Kesiapsiagaan Pengelolaan Penyakit Kejadian Luar Biasa (Pandemic Preparedness Plan). Rencana tesebut mencakup tiga hal yaitu, Pertama menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan, keluarag karyawanm serta masyarakat sekitar. Kedua, yaitu melakukan langkah – langkah antisipatif untuk menghambat laju penyebaran infeksi. Dan Ketiga, yaitu memastikan keberlanjutan kegiatan operasi perusahaan.

PT Vale telah dan terus melakukan tindakan – tindakan pencegahan dan penanganan COVID-19 di area operasional secara ketat. Langkah yang dilakukan mengacu pada standar penanganan pandemi Vale Global dan juga Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19) dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK.01.07/MENKES/413/2020.

Sedangkan pedoman lainnya, adalah rekomendasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang tetap merekomendasikan pelaksanaan rapid test untuk penapisan dan studi epidemologi pencegahan.

Selain itu, ada pula pertimbangan berdasarkan analisis resiko kelangsungan kegiatan pertambangan sebagai salah satu kegiatan esensial yang menopang ekonomi masyarakat.

PT Vale juga melaksanakan beberapa kegiatan untuk pencegahan dan penanganan COVID-19, yakni screening dan pengujian, pelacakan, serta pengobatan dan pemulihan.

Untuk kegiatan screening dilaksanakan dengan melakukan rapid test kepada seluruh karyawan dan kontraktor setiap tiga minggu. Sedangkan terhadap karyawan dan /atau kontraktor yang menunjukan reaksi positif pada rapid test, akan mengalami pengujian dengan tes reaksi rantai polimer (PCR test).

Pelacakan dilakukan terhadap pihak – pihak yang berinteraksi dengan karyawan dan /atau kontraktor, termasuk keluarganya yang diidentifikasi mengalami gejala COVID-19.

Lalu, tindakan perawatan dan pemulihan dijalankan apabila ada karyawan dan /atau kontraktor yang diidentifikasi mengalami gejala COVID-19.

Perseroan sendiri menyiapkan RS INCO di Sorowako dan fasilitas 108 ruang isolasi khusus, sebagai fasilitas kesehatan untuk merawat karyawan yang diidentifikasi mengalami gejala COVID-19.

PT Vale juga tidak lupa memberlakukan protokol kesehatan secara ketay disertai penegakan disiplin. Dimana program penegakan disiplin sesuai dengan Peraturan Bupati Lutim No. 32 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, juga Perjanjian Bersama antara Perusahaan dengan Serikat Pekerja / Serikat Buruh tertanggal 18 Agustus 2020 mengenai Perjanjian Bersama untuk Mengatur Tindakan Pemberian Disiplin bagi Seluruh Pekerja yang Melanggar Pencegahan dan Penanganan COVID-19.

Tindakan disiplin yang diberikan berupa Surat Peringatan kepada karyawan maupun pekerja kontraktor yang melanggar. Upaya – upaya yang dilakukan bertujuan menjaga kesehatan pekerja sebagai aset yang turut menjamin keberlanjutan perusahaan.

Selain itu, PT Vale juga mengaktifkan Employee Assistance Program (EAP), yakni hotline konsultasi 24 jam melalui nomor khusus yang dapat dimanfaatkan karyawan dan keluarga mereka selama pandemi COVID-19. Tidak hanya itu, PT Vale juga melakukan pelatihan Inspektur COVID-19, bekerja sama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI).

Dalam pelatihan ini diikuti 60 orang dari seluruh departemen. Tujuan pelatihan adalah memberdayakan karyawan dalam pencegahan dan penyebaran COVID-19.

Para Inspektur COVID-19 melakukan pengawasan dan juga diharapkan dapat memberikan pemahaman dan perilaku sesuai Protokol COVID-19, sehingga dapat membantu pencegahan pandemi di internal perusahaan, keluarga, maupun komunitas mereka.

Disamping itu, Perseroan memberlakukan ketentuan bekerja dari rumah kepada karyawan dengan penyakit penyerta dan rawan terkenan COVID-19, dan juga menerapkan pola bekerja dari rumah bagi sebagian karyawan pada fungsi support untuk mengurangi resiko paparan COVID-19.

Kemudian, Perusahaan juga memberikan bantuan paket sehat berupa makanan dan vitamin bagi karyawan yang tetap bekerja dilapangan. Perseroan menyiapkan RS INCO di Sorowako sebagai fasilitas kesehatan untuk merawat karyawan yang diidentifikasi mengalami gejala COVID-19 serta juga memberikan dukungan kepada Gugus Tugas Percepatan Pengendalian (GTPP) COVID-19 Kabupaten Luwu Timur dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Berbagai langkah yang dilakukan menjadikan PT Vale mampu mengendalikan pandemi COVID-19 di wilayah operasi pertambangan, fasilitas produksi, serta kantor pusat. Sampai dengan akhir tahun, ada 1.324 karyawan dan pekerja kontraktor yang dinyatakan positif COVID-19 atau 15,18 % dari total peker di Perusahaan, namun tidak ada yang meninggal dunia.

Keberhasilan Jajaran Direksi, Manajemen dan Seluruh Pegawai membawa PT Vale berhasil dalam mengendalikan pandemi COVID-19 menjadikan perusahaan tidak melakukan penghentian kegiatan operasi pertambangan dan produksi.

Untuk memastikan kesehatan karyawan maupun pekerja kontraktor, Perusahaan juga melakukan pemeriksaan kesehatan (medical check up) secara berkala. Pemeriksaan dilakukan di RS INCO. Dimana selama periode pelaporan, PT Vale juga melakukan promosi kesehatan kepada karyawan maupun pekerja kontraktor.

Selama masa pandemi COVID-19, PT Vale melibatkan beberapa komunitas masyarakat dalam memproduksi 20.000 lembar masker kain untuk didonasikan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan dan penyebaran COVID-19.

Salah satu pilar strategis PT Vale ialah menyertakan keberlanjutan sebagai bagian tak terpisahkan dari bisnisnya dengan membangun ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta memitigasi dampak operasi.

PT Vale terus berupaya membangun hubungan yang kuat dengan para pemangku kepentingan, berinvestasi, bekerja dengan standar etika yang tinggi, mengedepankan manajemen yang transparan dan secara aktif berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati, serta pembangunan berkelanjutan.

“Kami ingin terus berkontribusi. Kami ingin terus menginspirasi. Kami ingin meningkatkan kualitas kehidupan bagi generasi yang akan datang.” Kalimat – kalimat yang menjadi penyemangat seperti inilah yang menjadi tekad sejak lama, sekarang dan terus hingga di masa yang akan datang. Hingga akhirnya berbuah manis PT Vale bisa bersaing dan menjadi pemain utama di bidang nikel dalam matte.

Pada sektor kesehatan, PT Vale pernah berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Luwu Timur dalam menggagas pelatihan dan pendampingan budidaya tanaman herbal. Adapun potensi tanaman obat yang besar di Luwu Timur diangkat dan menjadi keinginan bersama – sama untuk menggali potensi kearifan lokal.

 

Keterlibatan Tim Penggerak PKK juga dilibatkan andilnya, dengan pemanfaatan lahan percontohan dan berkebun tanaman obat di pekarangan rumah. Di tiap kebun, tersedia ratusan jenis tanaman obat yang dikembangkan dengan sistem organik yang ramah lingkungan. Hasil olahan tanaman obat pun diperjual-belikan dalam berbagai sediaan seperti simplisia, minuman segar, dan ekstrak, maupun sebagai bibit tanaman.

Dalam Karya PT Vale Indonesia Tbk untuk Negeri dan Kehidupan dengan judul besar Membangun Peradaban di “Bumi Nikel” terlihat jelas bahwa PT Vale sangat Memberi Arti Di Tengah Pandemi COVID-19.

Untuk Indonesia Sehat, dalam upaya menanggulangi COVID-19, PT Vale telah dan terus konsisten berkontribusi membantu pemerintah dalam penanggulangan COVID-19. Salah satu aktivitas tesebut diwujudkan PT Vale sejak pandemi COVID-19 pada Maret 2020, yakni dengan menyalurkan bantuan berupa perlengkapan medis di antaranya alat tes cepat atau rapid test, alat pelindung diri untuk tenaga kesehatan termasuk fasilitas medis lainnya seperti ambulans dan tempat tidur untuk perawatan pasien sebagai upaya membantu aktivitas penapisan dan pemetaan penyebaran virus corona di wilayah konsesi dan wilayah penyangga konsesi PT Vale di tiga provinsi yang berada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.

Sedangkan donasi penanggulangan COVID-19 sepanjang 2020 mencapai 2,6 juta dollar AS.

Kemudian, dalam upaya melanjutkan penanggulangan pandemi, PT Vale juga mengikuti arahan pemerintah untuk berpartisipasi dalam Program Vaksinasi Gotong – royong yang ditujukan kepada seluruh karyawan dan keluarganya serta para kontraktor. Program ini telah dimulai sejak pertengahan Juli 2021.

Tidak berhenti disini, makna kehadiran PT Vale bukan Cuma sesaat. Komitmen pembangunan di bidang kesehatan untuk wilayah operasional pertambangan kembali menjadi perbincangan.

Dilansir dari sindonews.com, PT Vale telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali. NPHD ini terkait renovasi dan hibah bangunan Puskesmas Desa Bahomatefe, Kecamatan Bungku Timur.

Perjanjian ditandatangani Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Adriansyah Chaniago, Chief Development Officer PT Vale Indonesia Tbk, Dani Widjaja, secara daring dengan Bupati Morowali Taslim, pada Kamis, 18 November 2021 di Kantor Bupati Morowali, Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan ini, Adriansyah Chaniago mengatakan bahwa hibah ini menjadi komitmen PT Vale Indonesia dalam melanjutkan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di daerah sekitar lokasi pemberdayaan.

“Kami berharap ketika tahap renovasi Puskesmas tuntas, Pemkab Morowali dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan, sehingga masyarakat semakin mudah mengakses fasilitas kesehatan,” kata Adriansyah Chaniago, dalam siaran persnya kepada SINDOnews, Kamis (25/11).

Seperti diketahui Desa Bahomatefe merupakan salah satu area pemberdayaan PT Vale di Blok Bahodopi. Pada 2009, PT Vale membangun Puskesmas di desa tersebut melalui program Community Development (Comdev). Ketika tahap konstruksi selesai pada 2010, PT Vale menyerahkan pengelolaan Puskesmas kepada Pemkab Morowali.

PT Vale berinisiatif merenovasi Puskesmas sebelum dihibahkan secara resmi. Rencananya, proses renovasi berlangsung pada awal 2022 dan diprediksi selesai dalam waktu 6 bulan.

Sementara itu, Bupati Morowali Taslim menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi pada manajemen PT Vale Indonesia Tbk, yang memiliki kepedulian terhadap layanan kesehatan masyarakat Morowali.

PT Vale meyakini bahwa perusahaan masa depan adalah entitas bisnis yang menempatkan keberlanjutan sebagai core value, bukan semata added value.

Karena itu, komitmen PT Vale tidak akan berubah, yakni memberi warisan positif bagi generasi mendatang, bahkan jauh setelah tambang kami berhenti beroperasi di Sorowako.

Hal itu sejalan dengan Misi PT Vale : Mengubah sumber daya alam menjadi kemakmuran dan pembangunan berkelanjutan.

Terpenting bagi PT Vale, bukanlah apa yang kami tambang namun bagaimana kami menambangnya. Tentunya dengan mempraktikkan penambangan yang berorientasi pada lingkungan, sosial dan keberlanjutan ekonomi.

“PT Vale dalam jangka panjang tanpa mengkompromikan nilai utamanya, yaitu keselamatan jiwa merupakan hal terpenting, menghargai kelestarian bumi dan komunitas kita,” tutup paragraf dalam rilis PT Vale belum lama ini. (IR-01)

 

Berita & Foto : Berbagai sumber.

Editor : Heru Fachrozi

 

 

 

Nama Penulis : Heru Fachrozi

Email : herufachrozi@gmail.com

Kontak : 081320300634

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *