Dubai Air Show Dibuka

Dubai Air Show Dibuka

Baca juga berita VOA lainnya : PM Inggris Isyaratkan KTT “Lonceng Kematian Bagi Tenaga Batu Bara”

Boeing dan Airbus, yang senantiasa menjadi bintang pameran dagang ini, kembali bersaing sengit untuk meraih kontrak pembelian pesawat bernilai miliaran dolar oleh maskapai-maskapai penerbangan yang berkantor di Teluk, dan siap menuntaskan rincian akhir kontrak yang mereka dapatkan sebelum konferensi pers berturut-turut.

Namun pameran selama lima hari tahun ini diperkirakan akan jauh lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya karena kondisi industri penerbangan, masih terjadinya pembatasan perjalanan akibat COVID-19, dan penangguhan akibat masalah rantai pasokan global yang menimbulkan dampak pada produsen pesawat.

Dalam Dubai Air Show ini, Airbus mengumumkan perjanjian dengan Indigo Partners untuk menjual 255 pesawat baru, tetapi menolak merinci harga penjualannya. Perjanjian itu mencakup pembelian 102 pesawat baru oleh operator penerbangan bertiket murah – atau dikenal sebagai “budget air” – Wizz Air, 91 pesawat baru oleh US Frontier, 39 pesawat baru oleh Volaris di Meksiko, dan 23 pesawat baru yang dibeli oleh JetSmart di Amerika Selatan. Paket pesawat baru yang dibeli itu mencakup campuran jenis A321neo dan A321XLR.

Sementara, Boeing membawa jet penumpang 777-9 terbaru dari Seattle dalam penerbangan terpanjang untuk pesawat jenis 777X ketika menjalani tes lanjutan dan menunggu persetujuan pihak berwenang. Boeing mengatakan pesawat itu akan menjadi pesawat jet bermesin ganda terbesar yang paling efisien di dunia.

Maskapai penerbangan di Timur Tengah, Emirates, telah memesan 126 pesawat jenis 777x ini, tetapi mengatakan mereka agak frustrasi dengan keterlambatan pengirimannya, yang diperkirakan tidak akan terjadi sebelum akhir tahun 2023. [em/jm]

Berita & Foto : VOA

Link terkait : https://www.usagmdirect.com/#ItemDetail/1/16/6312915/1

Editor : Heru Fachrozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *