Pemindai Wajah Dan Fitur Pelacakan Wajah Dihapus Facebook

Pemindai Wajah Dan Fitur Pelacakan Wajah Dihapus Facebook

USA (IReportase) – Facebook akan menghapus sistem pemindai wajah dan juga fitur pelacakan wajah (faceprints) dari lebih 1 miliar penggunanya di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang teknologi tersebut, serta penyalahgunaannya oleh pemerintah, polisi, dan pihak-pihak lainnya.

Baca berita lainnya : “ada yang bisa tebak aku mau kemana?”, kata Vanessa Angel Sebelum Terjadinya Kecelakaan

Baca berita lainnya : Aktris Vanessa Angel Dan Suami Meninggal Kecelakaan Di Tol Jombang

“Perubahan ini akan menjadi salah satu perubahan terbesar dalam penggunaan pengenalan wajah dalam sejarah teknologi,” jelas Jerome Pesenti, wakil presiden kecerdasan buatan untuk perusahaan induk baru Facebook, Meta, dalam sebuah blog yang diunggah hari Selasa (2/11/2021).

Dia mengatakan perusahaannya tengah menimbang antara penggunaan positif teknologi itu dan kekhawatiran masyarakat yang semakin berkembang, terutama karena regulator belum memberikan aturan yang jelas.”Meta dalam beberapa minggu mendatang akan menghapus template pengenalan wajah individu lebih dari satu miliar orang,” katanya.

Penghapusan ‘pemindai wajah’ Facebook ini terjadi di tengah kesibukan mereka dalam beberapa minggu terakhir. Pada hari Kamis 28/10/2021, Facebook mengumumkan “Meta” sebagai nama baru perusahaan Facebook, tetapi bukan jaringan sosialnya. Perubahan itu, katanya, akan membantu perusahaan ini berfokus pada pembangunan teknologi yang dibayangkannya sebagai iterasi internet masa depan, yaitu “metaverse.”

“Keputusan Facebook untuk menonaktifkan sistem tersebut adalah contoh yang baik untuk mencoba membuat keputusan produk yang baik bagi pengguna dan perusahaan,” kata Kristen Martin, profesor etika teknologi di Universitas Notre Dame. Dia menambahkan bahwa langkah itu juga menunjukkan kekuatan tekanan publik dan regulator, karena sistem pengenalan wajah telah dikritik keras selama lebih dari satu dekade.

Meta Platforms Inc., induk perusahaan Facebook, tampaknya sedang mencari cara baru untuk mengidentifikasi orang. Pesenti mengatakan pengumuman hari Selasa 2/11/2021 itu merupakan pergeseran besar yang dilakukan perusahaan, dari jenis identifikasi luas menuju ke bentuk otentikasi pribadi yang lebih terbatas. [dw/pp]

Berita & Foto : VOA

Link terkait : https://www.usagmdirect.com/#ItemDetail/1/16/6298795/1

Editor : Heru Fachrozi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *