Lilyana Tegaskan PTBA Hadir Untuk Membangun Peradaban

Lilyana Tegaskan PTBA Hadir Untuk Membangun Peradaban

MuaraEnim (IReportase) – PT Bukit Asam  Tbk (PTBA) meluncurkan program Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika  (Gernas Tastaka) secara virtual Jumat (13/8/2021).

Baca lainnya : 2810 Guru Penggerak Dibina 9 Bulan

Gernas Tastaka yang digagas PTBA ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim dan berkolaborasi dengan NU Circle dan diikuti oleh 242 peserta.

Mengawali sambutan Direktur Sumber Daya Manusia PTBA Dwi Fatan Lilyana mengatakan bahwa pembangunan peradaban menjadi noble purpose  atau tujuan mulia dari PTBA  sebagai bagian dari anggota  MIND ID yakni bukan hanya menambang hadirnya PTBA untuk  membangun peradaban, kesejahteraan masyarakat dan masa depan yang lebih baik.

Atas dasar  inilah, PTBA melakukan peningkatan kapasitas dan kompetensi guru sekolah dasar sebagai  upaya  pemberantasan  buta membaca dan pemberantasan buta matematika melalui Gernas  Tastaka ini.

Bila selama ini banyak memberikan  sumbangan pembangunan bidang pendidikan seperti  membangun dan rehabilitasi gedung sekolah maupun pondok pesantren dan juga memberikan  beasiswa. Namun dirasa belum untuk memberikan peningkatan kapasitas guru, padahal peran guru sangat  strategis untuk untuk perkembangan dunia.

Dengan pandai membaca dan matematika menjadi modal dasar masa depan dan peradaban yang cerah. Semoga Kabupaten  Muara  Enim  bisa menjadi contoh  bagi Kabupaten lainnya.

“Terima kasih sama -sama berjuang membebaskan buta matematika dan membaca. Semoga  Gernas Tastaka  ini menjadi  kunci kita agar bisa bersaing pada  kompetisi di Nasional,” harap Lilyana.

Sementara Direktur Utama PTBA  Suryo Eko Hadianto berharap  langkah mulia melalui  Gernas Tastaka  ini mampu mengatasi bonus demografi  yang dialami Indonesia pada tahun 2030.

Suryo mengatakan pada tahun tersebut  Indonesia  akan dipenuhi  dengan angkatan usia muda. Dan melalui Gernas Tastaka ini diharapkan  akan hadir generasi emas yang memiliki  sumber daya manusia  yang bisa bersaing di global.

“”Hasil Training  of Trainer (ToT) kami minta benar – benar dipakai dan diterapkan,” ujar Suryo.

Pada kesempatan  sama, Ketua Umum NU Circle Raden Gatot Prio Utomo mengucapkan terima kasih atas dukungan  PTBA dan Pemkab Muara Enim  yang bersinergi dengan NU Circle dalam memberantas buta matematika.

Sementara itu Penjabat Bupati Muara Enim Nasrun Umar mengucapkan terima kasih dan apresiasi  kepada PTBA  yang peduli dalam melakukan pembangunan di bidang pendidikan khususnya memberantas buta matematika.

“Gernas Tastaka ini selaras dengan prioritas pembangunan di Kabupaten Muara Enim yakni meningkatkan daya saing daerah  melalui  peningkatan sumber daya manusia,” ungkap Nasrun. (IR-01)

Foto : Lilyana saat memberikan sambutan. (IR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *