Akhir Pekan Warga Serbu Senayan Berebut Divaksin

Akhir Pekan Warga Serbu Senayan Berebut Divaksin

Jakarta (IReportase) – Ribuan warga DKI Jakarta sejak pagi mulai memadati kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Selatan akhir pekan kemarin berlomba berebut untuk divaksin covid.

Tampak mereka datang bersama bukan untuk menonton pertandingan sepakbola yang biasa digelar di GBK, melainkan mengikuti kegiatan vaksinasi. Beragam moda transportasi mulai dari kendaraan pribadi hingga puluhan bus TransJakarta datang silih berganti menurunkan para warga DKI Jakarta yang sangat antusias untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini.

 

Setelah turun dari kendaraan, warga segera masuk ke SUGBK melalui pintu gerbang menuju ke tribun. Panitia memberlakukan protokol kesehatan yang ketat, termasuk menjaga jarak ketika menunggu di tribun dengan tetap mengenakan masker. Anggota TNI yang bertugas mengatur alur dan membantu warga untuk turun dan mengantri menuju ke arena lintasan atletik yang telah ditutup oleh track cover atau penutup lintasan atletik.

 

Terbagi menjadi 4 tenda yang berada di 4 penjuru arah, yaitu Timur, Selatan, Barat dan Utara. Empat tenda ini menggambarkan alur pemberian vaksinasi mulai dari proses skrining hingga penyuntikan dosis pertama vaksinasi oleh para petugas.

 

Vaksinasi yang diberikan pada kegiatan Serbuan Vaksinasi di SUGBK adalah Sinovac. Dosis yang diberikan adalah 0,5 ml dan akan diberikan dalam 2 tahap penyuntikan dosis dengan jeda waktu 28 hari. Dalam kegiatan Serbuan Vaksinasi di SUGBK hari ini menargetkan sebanyak 20.000 hingga 25.000 warga DKI Jakarta yang berusia diatas 12 tahun dapat divaksinasi.

Untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini, masyarakat dapat melakukan pendaftaran melalui aplikasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yaitu JAKI. Aplikasi ini dapat diunduh melalui tautan http://qrco.de/appsjaki.

Setelah mendaftar, warga dapat datang ke SUGBK dan diharuskan untuk membawa dokumen pre-screening yang dicetak, KTP asli/fotokopi kartu keluarga bagi warga yang berusia 12-17 tahun.

Kegiatan vaksinasi ini merupakan bagian dari program pemerintah dalam mencapai 1 Hari 1 Juta Vaksinasi. Percepatan vaksinasi ini bertujuan untuk mencapai kekebalan kelompok. Vaksinasi berperan dalam melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh karenanya masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksin. Hal ini dilakukan untuk melindungi diri kita maupun orang lain disekitar kita.

Sekitar pukul 09.30 WIB, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, beserta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan TNI-POLRI meninjau langsung kegiatan vaksinasi di SUGBK untuk menanyakan jalannya vaksinasi, baik kepada warga maupun kepada para tenaga kesehatan.

Saat memberikan keterangan Anies Baswedan menyampaikan harapannya bahwa program 1 Hari 1 Juta Vaksinasi menjadi upaya nyata dan ikhtiar untuk melindungi warga dan memastikan warga Jakarta bisa mengatasi masa sulit pandemi saat ini. (IR-01)

Foto : Warga saat proses vaksinasi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *